Dosen MPI Menjadi Pendamping Tutor Pada Pencegahan Stunting

Berita

Peran Akademisi dalam Pencegahan Stunting, Dosen MPI Jadi Pendamping Tutor Desa

Gorontalo – Dosen Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan berperan aktif sebagai pendamping tutor dalam program manajemen pencegahan stunting. Kegiatan ini berlangsung secara marathon selama tiga bulan di beberapa desa yang tersebar di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Kehadiran dosen MPI dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap isu strategis kesehatan masyarakat.

Program pendampingan tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas tutor desa dalam memahami konsep manajemen pencegahan stunting, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, dosen MPI turut memberikan pendampingan intensif agar para tutor mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya pola asuh, gizi, serta sanitasi dalam mencegah stunting. “Kami berharap melalui pendampingan ini, para tutor dapat menjadi motor penggerak di desanya masing-masing untuk menekan angka stunting secara berkelanjutan,” ujar Syahrial Labaso, M.Pd., salah satu dosen MPI yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya pencegahan stunting di Kecamatan Telaga dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan. Peran dosen MPI sebagai pendamping juga menegaskan komitmen akademisi untuk tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu di kampus, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi sinergi positif antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.